• Breaking News

    Sumber Daya IoT sangat kita butuhkan sekarang

    Sumber Daya IoT sangat kita butuhkan sekarang



    Apa yang membuat IoT bisa sangat membutuhkan banyak tenaga kerja ?

    Inilah daftar yang dibuat oleh beberapa perusahaan riset dunia terkait dengan IoT.

    IDC menyampaikan data bahwa 75% proyek terkait IoT akan dibuat dan dirancang pada tahun 2018.
    Dan hampir 41% industri menyatakan bahwa mereka kekurangan tenaga kerja / staf terkait dengan IoT. Dan tahun 2018 ini juga, sebanyak 60 perusahaan mulai mengintegrasikan IT dan OT (operation technology), proses, sekuriti dan organisasi terkait dengan investasi IoT.

    Tidak sedikit perusahaan yang mulai melihat IoT dan tertarik menginvestasikan untuk membantu operasional mereka.

    Lalu, semua ini akan kembali ke sumber daya manusia yang selalu menjadi akar permasalahan tiap kali kita menghadapi teknologi yang baru.

    Apa saja yang memerlukan SDM terkait IoT ?

    Pertama, industri smart home, atau disebut juga Connected Home. Ini akan sangat membutuhkan sumber daya manusia yang bisa melakukan Circuit Design, Raspberry Pi dan Microcontroller. Dan untuk Indonesia, mungkin skill terkait Raspberry Pi ini yang paling banyak dikembangkan. Dan ini memiliki komunitas nya sendiri, tapi belum semuanya digunakan untuk mendukung industri smart home.

    Tantangan berikutnya, karena Indonesia tidak memiliki industri / manufaktur terkait smart home yang kuat, maka tentu barang dan produk hardware sebagian besar diproduksi di luar Indonesia. Oleh karena itu, kami di berbagai kesempatan menekankan pentingnya berbagai produk yang masuk, dapat dikembangkan software dan system. Untuk itu, pastikan semua hardware / produk memiliki API (Application Programming Interface) dan SDK (Software Development Kit) yang bisa dikembangkan pengembang di Indonesia.

    Kedua, terkait jaringan (Network), khususnya Network Security. IoT akan sangat erat berkaitan dengan network security. Dan ini selalu menjadi hal besar di Indonesia, karena ini adalah hal yang paling tidak diperhatikan. Tidak semua orang peduli dengan keamanan, bagaimana mereka mengakses data, bagaimana mereka menyimpan file. Termasuk perusahaan yang mengimplementasikan IoT harus memperhatikan hal ini. Karena IoT umumnya akan menggunakan jaringan publik, seperti Internet dan layanan Cloud. Kebutuhan staf terkait dengan network security mulai dari network security officer hingga cloud security officer. Tidak menutup kemungkinan, akan ada posisi IoT security officer.

    Ketiga, IoT akan sangat dekat juga dengan wearables, berbagai perangkat yang kita gunakan di tubuh kita. Sehingga kemampuan perangkat wearables akan sangat berkembang. Hampir 1 dari 10 orang sekarang mulai menggunakan wearable, terutama bentuk jam tangan yang mereka gunakan untuk memonitor kesehatan dan aktifitas mereka.

    Keempat, Big Data. Istilah ini naik daun dalam 2 tahun terakhir, dan semakin sering kita bicarakan di Indonesia. Big Data yang paling banyak digunakan adalah Apache, MongoDB dan beberapa aplikasi platform big data lainnya. Tidak sedikit platform berbasis cloud mulai digunakan.

    Itulah keempat bidang yang sangat membutuhkan sumber daya manusia terkait IoT di Indonesia.

    Kami di #APTIKNAS , #ACCI dan #ASISINDO sangat peduli dengan hal ini. Silahkan kontak kami untuk bisa terlibat kegiatan dan upaya kami memajukan SDM IoT Indonesia

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728