Sabtu, 29 September 2018

Aptiknas, Produk Gaming Makin Diminati

SOLO, solotrust.com- Penggemar gadget pastinya menunggu - menunggu pameran komputer dan gadget Aptiknas ke- 3 di tahun 2018 ini.


Pameran Komputer dan Smartphone itu akan digelar , 3 - 7 Oktober 2018 di Hartono Mall Solo Baru, Sukoharjo.

Ketua Aptiknas, Dwi Cahyo Putranto mengatakan, Aptiknas sebetulnya metamorfosis dari Apkomindo yang selama ini selalu digelar di Diamond Convention Center Solo.
"Mulai tahun ini kita menyelenggarakan di mall karena sudah punya pengunjung tersendiri. Jadi kita mendapat limpahan pengunjung dari mall, selain promosi dimana mana sehingga bisa lebih banyak yang datang," ujarnya pada solotrust.com saat ditemui di Laweyan, Kamis (27/7/2018).
Di aptiknas nanti akan ada produk - produk IT, seperti PC, notebook, gaming, notebook, gaming PC hingga asesorisnya termasuk asesoris untuk game. Adapun merk yang ikut hampir semua merk yang sekarang eksis ada, seperti acer, asus, dell, hp, lenovo, canon, epson dan lainnya.
Menurutnya, di tahun 2018 ini yang baru naik adalah produk gaming mulai dari notebook, pc, gaming monitor. Dengan Kisaran harga produk di pameran mulai dari Rp 3,5 juta sampai Rp 30an juta.
"Karena di ASEAN Games tahun ini ada e-sport, sehingga menjadi booming. Tapi karena harganya Rp 10 jutaan ke atas, tentu peminatnya tidak sebanyak produk lain," paparnya.
Contoh produk gaming yaitu Asus ROG, produk gaming dari Acer adalah Predator, dan produk gaming dari Lenovo adalah Legion. Untuk produk Asus Rog, diakui memang banyak peminat karena yang pertama muncul di pasaran.
Sedangkan Smartphone juga ada, kali ini diwakili 2 toko, Raya dan Bonafide. Menurutnyam penjualan ponsel terbesar kali ini justru merk lokal. Setelah Samsung, disusul produk seperti Oppo, Vivo, Xiaomi dan Advance. Justru ponsel yang dibuat oleh produsen notebook mulai menurun, seperti Acer, Lenovo dan Asus.
Ia mencontohkan produk Xiaomi yang dijual tanpa dealer dan mengandalkan penjualan full online. Tapi kejadiannya di Indonesia, ponsel merk Xiaomi diborong oleh toko untuk dijual kembali.
Terkait omset pihaknya mematok tidak terlaku tinggi. Sebab omset selama tahun 2018 dari pemain IT cenderung turun. Sedangkan promo diskon produk tergantung masing - masing toko.
"Pameran di tahun - tahun sebelumnya mencapai omset Rp 5 M - Rp 10 M. Tapi tahun ini bisa mencapai  3 - 5 M sudah bagus," katanya.
Turunnya omset tersebut juga dipengaruhi karena pergantian tempat dan penurunan jumlah peserta. Bila di DCCS jumlah peserta sampai 70 - 80 stand, di mall saat ini cuma 34 stand.
Tahun ini, pihaknya  sudah mengadakan 2 kali, bulan Februari dan Juni di Goro Assalam. Pameran yang ketiga ini diadakan di Hartono Mall. Bila pameran ketiga ini bagus, rencananya akan digelar pameran ke 4 saat akhir tahun.(Rum)

SUMBER: http://www.solotrust.com/read/12210/Aptiknas-Produk-Gaming-Makin-Diminati


0 komentar:

Posting Komentar