Membawa Indonesia ke Meja Kolaborasi Teknologi Asia–Oseania: ASOCIO AI & Digital Summit 6-7 Oct 2026
Membawa Indonesia ke Meja Kolaborasi Teknologi Asia–Oseania
365 Days of Digital Transformation Captain
1 Oktober 2026
Pasar yang besar adalah modal. Kemampuan menciptakan nilai tambah adalah tujuan.
Pemikiran ini menjadi penting ketika kita membicarakan keterlibatan APTIKNAS dalam ASOCIO dan penyelenggaraan ASOCIO Digital & AI Summit pada 5–7 Oktober 2026 di Swissôtel Jakarta PIK Avenue. APTIKNAS menjadi tuan rumah forum regional tersebut.
Sebagai Sekretaris Jenderal APTIKNAS, saya melihat hubungan internasional sebagai jalan untuk memperluas kesempatan bagi industri TIK nasional: kesempatan belajar, membangun kemampuan, menemukan mitra, dan membawa solusi Indonesia ke pasar yang lebih luas.
Mengapa ASOCIO penting bagi APTIKNAS?
ASOCIO adalah federasi asosiasi industri TIK Asia–Oseania. Di dalam jaringan ini, APTIKNAS mewakili Indonesia dan terhubung dengan asosiasi industri dari berbagai ekonomi di kawasan.
Bagi pengusaha teknologi, hubungan antarasosiasi dapat membuka pintu yang sulit dijangkau sendiri.
Perusahaan Indonesia dapat menemukan mitra implementasi, menjajaki kerja sama pengembangan solusi, mempelajari kebutuhan pasar lain, dan membangun kepercayaan sebelum memasuki negara tujuan.
Namun, akses tersebut baru bernilai ketika kita mampu menindaklanjutinya.
Pertemuan harus berkembang menjadi pembicaraan bisnis. Pembicaraan bisnis perlu menghasilkan rencana kerja. Rencana kerja harus memiliki penanggung jawab dan hasil yang dapat diukur.
Mengapa AI dan transformasi digital dibahas bersama?
Summit tahun ini menggabungkan agenda ekonomi digital yang aman, tangguh, dan terhubung dengan AI Summit perdana bertema “AI Beyond Hype: Transforming Industries, Education, Governments and Society.”
Pesannya relevan: keberhasilan AI bergantung pada kesiapan organisasi.
Data perlu dikelola. Infrastruktur perlu diandalkan. Keamanan perlu dibangun. Talenta perlu disiapkan. Proses bisnis perlu dipahami sebelum diubah.
Di lapangan, pertanyaan yang perlu dijawab adalah:
- Masalah apa yang akan diselesaikan?
- Seberapa besar manfaatnya bagi bisnis atau masyarakat?
- Siapa yang bertanggung jawab atas hasil dan risikonya?
- Apakah organisasi mampu mengoperasikannya secara berkelanjutan?
Menjadi tuan rumah memberi Indonesia kesempatan untuk mengambil peran lebih besar.
Pelaku industri nasional dapat memperlihatkan kemampuan, menyampaikan kebutuhan, dan menawarkan kerja sama langsung kepada jaringan regional.
Harapan saya, kesempatan ini menghasilkan investasi yang memperkuat kemampuan lokal, transfer pengetahuan yang dapat diterapkan, pengembangan talenta, dan akses pasar bagi solusi Indonesia.
Arah tersebut juga sejalan dengan pesan Ketua Umum APTIKNAS: besarnya pasar Indonesia perlu diterjemahkan menjadi daya tawar dan manfaat ekonomi bagi industri nasional.
Dalam semangat APTIKNAS Smart Nation, saya ingin melihat kolaborasi ini menjangkau kebutuhan nyata: produktivitas manufaktur, layanan publik, pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur digital yang aman dan tangguh.
Keberhasilan summit akan terlihat setelah para delegasi pulang.
Apakah ada pilot yang dimulai? Apakah perusahaan Indonesia memperoleh mitra? Apakah talenta kita mendapat kesempatan meningkatkan kompetensi? Apakah solusi lokal menemukan pasar baru?
Itulah pekerjaan yang perlu kita lanjutkan bersama.
Seorang Digital Transformation Captain perlu membawa jejaring menjadi kerja sama, dan kerja sama menjadi dampak.
Indonesia memiliki kesempatan besar. Tugas kita adalah menyiapkan kemampuan untuk mengambilnya.
#DigitalTransformationCaptain #365DaysDTC #APTIKNAS #ASOCIO #ASOCIO2026 #ArtificialIntelligence #TransformasiDigital #SmartNation

